Nomor rangka, kebocoran oli, sampai kondisi surat. Tujuh pemeriksaan yang bisa Anda lakukan sendiri dalam sepuluh menit, sebelum harga dibicarakan.
Membeli motor bekas bukan soal keberuntungan. Sebagian besar masalah yang baru terasa sebulan kemudian sebenarnya sudah bisa terlihat pada hari pertama — asal tahu ke mana harus melihat.
Mulai dari nomor rangka dan nomor mesin. Cocokkan keduanya dengan yang tertulis di STNK dan BPKB, digit per digit. Angka yang tampak dipahat ulang, dicat menutupi, atau permukaannya kasar tidak rata adalah alasan untuk berhenti di situ juga. Ini pemeriksaan paling penting dan paling sering dilewati orang karena merasa tidak enak hati.
Kedua, periksa kebocoran oli. Minta motor diparkir di lantai bersih selama beberapa menit, lalu lihat bawahnya. Rembesan tipis di sekitar blok mesin atau shockbreaker depan artinya ada sil yang perlu diganti — bukan masalah besar, tapi itu daya tawar Anda.
Ketiga, nyalakan mesin dalam keadaan dingin. Mesin yang sudah dipanaskan penjual sebelum Anda datang menyembunyikan banyak hal: suara kasar saat start, asap putih pertama, dan susahnya mesin hidup. Kalau motornya sudah hangat waktu Anda tiba, minta waktu setengah jam sampai dingin.
Keempat, dengarkan suaranya. Bunyi kasar yang berubah mengikuti putaran gas biasanya dari rantai keteng atau klep. Bunyi berdecit dari roda saat dijalankan pelan bisa berarti bantalan atau kampas rem. Keduanya bukan vonis, tetapi harus masuk hitungan harga.
Kelima, cek kelistrikan satu per satu. Lampu depan jauh dan dekat, sein kiri kanan, rem belakang, klakson, dan panel spidometer. Motor bekas yang kelistrikannya diakali gampang dikenali dari kabel yang warnanya tidak seragam atau sambungan yang dililit isolasi.
Keenam, ajak jalan minimal lima menit. Rasakan apakah motor menarik ke satu sisi saat rem ditekan, apakah suspensi belakang memantul terus setelah melewati polisi tidur, dan apakah perpindahan gigi terasa nyangkut. Duduk diam di showroom tidak akan memberi tahu Anda hal-hal ini.
Ketujuh, dan ini yang paling menentukan harga: kondisi surat. Pastikan pajak tidak mati bertahun-tahun, nama di BPKB jelas, dan penjual bisa menunjukkan KTP yang cocok bila ia pemilik pertama. Surat yang bermasalah membuat motor bagus sekalipun sulit dijual lagi.
Kalau tujuh hal ini aman, sisanya tinggal urusan harga dan selera. Di showroom kami setiap unit sudah melewati inspeksi sepuluh titik dan hasilnya kami tampilkan apa adanya di halaman detail — termasuk yang minus.
