Skor 85 dari 100 terdengar bagus, tapi angka totalnya tidak menceritakan apa pun. Yang penting adalah komponen mana yang nilainya rendah.
Setiap unit di showroom kami punya skor inspeksi sepuluh titik yang ditampilkan terbuka di halaman detail. Banyak yang melihat angka totalnya lalu berhenti di situ. Padahal justru rinciannya yang berguna.
Skor total adalah rata-rata dari komponen yang dinilai: mesin, transmisi, kelistrikan, rem, suspensi, ban, bodi, dan kelengkapan dokumen. Karena rata-rata, satu nilai buruk bisa tersamarkan oleh tujuh nilai bagus. Motor dengan skor total 85 bisa saja punya rem bernilai 60 — dan rem bernilai 60 adalah hal yang harus Anda ketahui sebelum membeli, bukan sesudah.
Jadi bacalah dari bawah. Cari komponen dengan nilai terendah, lalu tanyakan apa yang menyebabkannya. Ban dan kampas rem yang menipis adalah barang habis pakai; harganya terukur dan bisa langsung dihitung sebagai potongan. Sementara nilai rendah pada mesin atau transmisi berarti sesuatu yang perlu dilihat sendiri sebelum memutuskan.
Nilai pada bodi biasanya yang paling tidak perlu dikhawatirkan. Baret halus dan cat yang memudar di motor berumur lima tahun itu wajar, dan tidak berpengaruh pada keselamatan maupun keandalan. Jangan membayar lebih hanya karena bodinya mulus bila komponen geraknya bernilai lebih rendah.
Sebaliknya, nilai dokumen adalah satu-satunya yang tidak boleh dikompromikan berapa pun harganya. Motor dengan surat bermasalah akan menyulitkan Anda saat perpanjangan pajak, saat balik nama, dan saat menjualnya lagi.
Kami menampilkan catatan inspektor apa adanya, termasuk yang tidak menguntungkan penjualan. Alasannya sederhana: pembeli yang tahu persis apa yang ia beli tidak kembali dengan keluhan sebulan kemudian.
